BAB 45

1007 Kata

Valerie benci mendengarnya. Pilihan dan pilihan. Toh nyatanya Justin ingkar akan sebuah pilihan dan malah menancapkan luka sedalam yang belum sembuh. Sama seperti taburan garam pada luka yang belum mengering. Atau lemparan butiran biji beracun yang semakin menambah sakitnya. Telah Valerie jelaskan diawal jika bukan ini yang ingin dirinya dengar. Tapi bukan berarti tak ingin Justin mengucapkannya. Hanya saja, pembuktian. Satu itu yang ingin Valerie dengar. Yang ingin Valerie rasakan. Bukan sekedar omong kosong penuh tipu yang setiap saat meluncur bebas dari bibir madu Justin. "Aku tahu." Valerie mendongak, "Tapi pembuktian. Atau kau hanya akan menganggapku pembohong." Terka Justin. "Dengar, sekali ini. Hanya sekali ini dan aku berjanji.." "Jangan menjanjikan. Jangan juga berjanji." Sahu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN