Valerie tersengal akibat ulah Justin yang menindihnya. Melakukan penetrasi beritme juga mulut yang tiada henti mengemut setiap inci p****g merahnya yang mengeras. Bunyi cepakan persenggemaan memekakkan telinga, mengabaikan meski matahari mulai menyembul mengintip kegiatan panas keduanya. "Ahh," desah mesra Valerie tepat disisi telinga Justin semakin membuat tusukan dalam menghantarkan gelombang o*****e. Bibirnya menghisap habis milik Valerie yang lembab bercampur keringat. "Manis seperti madu." Justin tersenyum seraya menciumi leher jenjang penuh keringat madu itu. Binar matanya terpacu cepat merasakan cengkeraman kuat v***** Valerie yang menjepit Jerry. "Faster daddy faster." Mohonnya penuh harap. Semakin menyunggingkan senyum rekah di kedua bibir Justin. Dengan cekatan, Justin meraup

