Pergilah, Maria." Perintah Valerie halus, "Kau bisa mengerjakan yang lainnya." Mengambil alih kendali dapur yang sejak tadi dalam kuasa Maria. Wanita paruh baya itu hanya tersenyum ramah, "Tak apa Nona." Tolaknya. "Ini tugasku." Langkah Valerie berjalan santai menuju kulkas. Melihat dan mengambil beberapa sayur serta buah segar lantas meletakkannya diatas meja. "Tapi, Nona..." "Tak apa, Maria. Pergilah." Sekali lagi Valerie meminta. Tangan kanannya mulai memotong sayur segar dengan telaten, perpaduan suara antara pisau dan telenan menggema diseluruh penjuru dapur. "Nona harus membantu Tuan Justin." Coba Maria memohon karena ini adalah salah satu pekerjaannya. Namun lagi, kekecewaan harus Maria telan tatkala Valerie menggeleng pelan, menatapnya sekilas dan kembali melanjutkan kegiatan

