BAB 28

1400 Kata

"Rasanya lama sekali padahal hanya satu minggu." Peluk Justin erat. Mendekap tubuh mungil Valerie yang rapuh jika tak mendapat topangan dari kedua tangannya. "Hm." Balas Valerie sembari mengusap rahang kokoh Justin, "Jangan tinggalkan aku." Paraunya menahan gejolak emosi yang menyambangi dirinya. Kedua matanya berkaca-kaca menatap sayu wajah Justin. Sangat emosional namun entahlah. Valerie hanya merasakan seolah ini adalah pelukan terakhir Justin. Ini seperti bahwa Justin tak akan pernah lagi kembali. Justin membalas lembut bola mata teduh yang menaungi setiap pergerakan Justin. Bibirnya tertarik keatas, tipis. Memeluk kembali Valerie, menghirup aroma menenangkan bagai candu, menyimpan sebanyak mungkin untuk dihirupnya lagi kala lelah nanti. "Aku tak meninggalkanmu, Valerie." Jawab Jus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN