bc

Disengage

book_age16+
206
IKUTI
1.3K
BACA
badboy
drama
tragedy
sweet
bxg
city
highschool
office/work place
like
intro-logo
Uraian

Farah adalah siswa biasa di SMAN 1 Cenderawasih yang cenderung introvert. Sampai untuk pertama kalinya Farah merasakan jatuh cinta pada kakak kelasnya Regi. Tetapi seiring berjalannya waktu sifat asli Regi perlahan mulai keluar dan Farah merasakan patah hati yang mendalam, disaat itulah Jojo hadir mewarnai harinya dengan peran yang berbeda.

Jojo jatuh cinta sejak Farah menolongnya dari balik jeruji besi. Farah yang luluh akan ketulusannya akhirnya jatuh pada pesona Jojo yang terkenal playboy. Hubungan keduanya baik-baik saja sampai akhirnya sang kakak mengetahui dan memaksa keduanya untuk berpisah. Angga berusaha mengingatkan Jojo akan tragedi di masa lalu dan mewanti-wanti agar Jojo tidak mengulanginya kepada adiknya, Farah.

Bertahun-tahun berlalu, Farah kembali dipertemukan dengan Jojo versi dewasa. Dengan kondisi Jojo yang sudah bertunangan dengan Helena, keduanya merajut kembali kisah cinta yang belum usai di masa lalu. Akankah Farah tetap berjuang untuk hubungan keduanya atau menerima Adrian yang datang membawa cinta yang tulus untuknya?

chap-preview
Pratinjau gratis
Prolog
Aku menatap bulir-bulir air yang berjatuhan. Suasana tampak sepi sejak orang-orang berlarian mencari tempat berteduh. Dari semua tempat, sialnya aku harus terjebak di halte kumuh ini, hanya berdua bersama sosok yang sama sekali tidak ku inginkan keberadaannya. Meskipun sudah memberi jarak sejauh mungkin, entah kenapa tempat ini terasa sesak. “Farah…” Lirihnya. Aku memejamkan mata sembari mengepalkan kedua tanganku. Tidak menoleh—lebih tepatnya jangan menoleh. Aku memilih mengabaikannya dan sibuk menggulirkan ponselku asal, pura-pura sibuk. Bisa kurasakan ia mendekatkan dirinya padaku. Jantungku bertalu-talu tak karuan dan tanganku mulai dingin. Aku tidak bisa menyembunyikan kegugupanku atas kehadirannya. “Apakah kita gak bisa kembali seperti dulu?” Tanyanya pelan. Entah berapa kali sudah kalimat itu diucapkannya padaku. Jujur saja, dinding pertahanan yang ku bangun telah runtuh semenjak kemunculannya dihadapanku. Ingin rasanya berlari dan memeluknya namun aku sadar diri dengan status kami saat ini. “Maaf aku nggak bisa…” Lirihku. Sial, aku gak bisa menahan genangan air di pelupuk mataku. Seharusnya ucapan dan reaksiku berbanding lurus, tetapi malah sebaliknya. Belum lagi tangannya yang kini mengusap pelan air yang jatuh di pipiku. “Don’t cry.” Ucapnya lembut. Aku menepis tangannya pelan. Bahkan disaat seperti ini aku masih memikirkan perasaannya agar tidak tersinggung. Sementara perasaanku telah bercampur aduk tidak karuan. “Bukannya kamu yang dari awal bilang kita gak bisa bersama lagi?” Aku menatapnya nanar mengingat kejadian beberapa tahun lalu, suasana yang sama, tempat yang sama pula. Pertama kalinya kami menjalin kasih sekaligus berpisah melepas kasih. “Aku menyesal. Kali ini aku gak akan menyerah lagi. Ayo berjuang lagi sama-sama.” Ia menggenggam kedua tanganku erat. “Udah telat. Udah terlambat banget buat apapun itu yang mau kamu perjuangkan.” Ucapku tegas. Aku memutuskan untuk beranjak pergi. Takut kalau-kalau air mata sialan ini malah mengalir lebih deras. Semakin takut jika pertahananku runtuh dan menghambur ke arahnya. Takut kalau merubah pikiran dan keputusan yang ku buat. Aku menoleh ke belakang melihat presensinya. Aku tersenyum miris. Masih sama seperti dulu.   Dia tidak mengejarku.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Kali kedua

read
222.1K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
194.3K
bc

TERNODA

read
202.0K
bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
8.7K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
236.5K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1.2K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
22.9K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook