17

2630 Kata

FARAH   Jam sudah menunjukkan pukul 6.30 menit. Setelah selesai sholat maghrib aku langsung bergegas membongkar lemari pakaianku untuk mencari outfit terbaik yang ku pakai bersama Regi nanti. Regi sudah berpesan padaku untuk memakai dress karena dia akan membawaku makan malam. Karena ini pertama kalinya aku berkencan, tanganku keringat dingin sedari tadi, jantungku juga tidak bisa diajak kerja sama, Ia tak henti berdegup kencang. Aku bahkan tidak sadar hampir seluruh pakaianku tergeletak tak berdaya di atas kasur. Aku ternyata punya baju sebanyak itu, tapi kenapa rasanya tidak ada yang cocok ya? Pintu kamarku pun terbuka dan menampilkan sosok mama, “Ra, ayo makan—Ya Allah gusti! Ini habis tsunami apa gimana dah bisa kayak kapal pecah begini?” Aku hanya memutar bola mataku malas meliha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN