"Aku ingin pulang, Kak," lirih Sherena. Begitu Miko dan Viona memasuki kamarnya dan Abdi. Tanpa rasa malu ataupun segan, ia langsung memeluk Miko agar Abdi tidak bisa menyakitinya lagi. Miko mengusap punggung Sherena. "Iya. Kita pulang hari ini. Kamu sudah bersiap?" "Belum." "Pergilah berkemas. Aku ingin berbicara dengan suamimu terlebih dahulu." Sherena mengangguk dan mengurai pelukannya dari Miko. Matanya langsung melirik tajam ke arah, Abdi yang tertegun melihat bagaimana sikapnya di hadapan Miko. Padahal beberapa menit yang lalu Abdi masih beradu mulut dengannya, hanya perkara handuk basah yang tidak sengaja tertinggal di atas ranjang. Sherena langsung misuh-misuh tidak jelas dan tidak ingin menerima penjelasan sama sekali, kenapa handuk tersebut bisa tergeletak di ranjang.

