Plak!! "Ayah …" "Diam kau, wanita murahann! Jangan pernah membela pria ini!" ayahnya Viona menunjuk Miko, yang ada di hadapannya. Sekaligus mencegah Viona untuk membela Miko, yang baru saja mendapatkan satu tamparan darinya. Pria paruh baya itu tidak bisa menahan diri karena melihat Miko datang bersama Viona, yang seharusnya menjadi istri Abdi. Akan tetapi, karena kekhilafan mereka berdua, kenyatan tersebut berbalik dan nyaris saja pernikahan yang telah dipersiapkan sebaik mungkin nyaris batal. Viona, yang merupakan calon pengantin wanita bisa-bisanya menyerahkan dirinya secara utuh kepada pria lain. Pria yang kini datang dan berdiri di hadapannya, dan mengakui kesalahan yang bisa disebut sebagai kesalahan Viona. Datang di malam hari, ke kamar seorang pria yang tengah mabuk berat. D

