"Ti-tidak … ini tidak mungkin! Ba-barusan suami saya berpamitan pergi ke kantor. Dia masih baik-baik saja, dan saya yakin itu bukan dia. Saya yakin itu bukan dia!" sergah Dita. Membanting ponselnya hingga berserakan di lantai. Ia tidak bisa terima saat seseorang mengaku sebagai pihak rumah sakit, dan mengabarkan bahwa Vano mengalami kecelakaan beruntun. Mobil yang suaminya itu kendarai, bertabrakan dengan mobil yang ada di depannya, yang tiba-tiba saja berhenti karena dihantam kendaraan lain. Dita tidak percaya itu. Karena beberapa menit yang lalu Vano masih sehat dan baik-baik saja. Masih mengecup pucuk kepalanya dan mengelus perutnya yang buncit, untuk menyapa calon buah hati mereka. Dan beberapa saat yang lalu Vano juga masih memeluknya. Mengungkap kata cinta dan mencium pucuk kep

