"Jadi kita beneran ditraktir?" tanya Nawang pada Putri yang sedang menyesap minuman dari gelasnya. Putri mengangguk dengan malas. Seharusnya dia hanya mentraktir Nawang, tapi rasanya tidak benar kalau membiarkan Abi membayar sendiri makanannya sedangkan mereka makan bertiga. "Iya," jawabnya. Nawang tersenyum lebar dan mulai melahap bakso di mangkoknya. Sedangkan Abi dan Putri lebih memilih nasi goreng sebagai makan siang mereka. "Sering-sering dong, Put," ujar Nawang tak tahu malu. Putri mendengkus, kalau bukan karena dia yang merasa bersalah sudah mengajak Nawang jalan-jalan tapi malah mengabaikannya karena kedatangan Krisna tentu saja Putri tidak akan mau repot-repot mentraktir Nawang. "Ini cuma karena gue ngerasa bersalah ya sama lo dan juga karena lo yang ngancem gue," sungut Put

