Abi termenung di kamar hotelnya, sedangkan Bara sedang keluar untuk membelikan makanan karena Abi tidak mau makanan hotel. Di pelupuk matanya, berpendar bayangan Nawang yang tertidur pulas. Wajahnya tidak bersinar melainkan pucat pasi, walaupun tubuhnya terasa hangat, tetap saja tidak sehangat biasanya. Satu bulan lebih Abi mencari kekasihnya itu kesana-kemari. Setiap hari juga Abi mendatangi rumah Nawang di jam-jam berbeda, berharap bisa bertemu dengan Naga untuk bertanya. Tapi seakan Tuhan memang ingin mengujinya, tidak sekalipun Abi bisa bertemu dengan Nawang ataupun Naga di rumah mereka. Dan hari ini, tanpa disangka dia bisa bertemu Naga dan langsung bertemu Nawang walaupun dalam keadaan yang tidak ia harapkan sama sekali. Ia menantikan hari bahagia saat bertemu dengan Nawang, tapi

