Bab 16

1057 Kata
Rasa gelisah Cakra itu semakin mendalam saja entah apa yang dipikirkannya begitu besar rasa yang diinginkan untuk mencapai Di mana titik darah penghabisan tersebut menjadi satu itu tanpa dia sadari juga kehidupan semakin nyata tanpa beriringan waktu yang telah terjadi selama ini salah satu kekuatan yang diinginkan akan berubah menjadi sebuah kenyataan. Tetapi Yuda sama sekali tidak menghiraukan apa yang dikatakan oleh Fara saat itu juga di sisi lain kehidupan akan semakin lancar jaya kita menghadapi semuanya dengan dengan tenang koma koma, Sampai detik ini Di tempat lain Yuda yang saat itu masih bingung terbaring dan tidak bisa tidur, di sisi lain pun dia merasa Tolong semuanya itu dianggap semua itu bisa dia memandang Dian sedang berusaha dan memegang ponselnya kemudian tersenyum, entah apa yang di pikirkan waktu itu dengan pikiran yang sangat stress dan tidak ada sedikit pun permasalahan yang ada, perlahan-lahan dia membuat selokan masa lalu sampai tidak tahu harus bagaimana lagi ada apa nya sedikit pun, bagaimanapun kejadian itu bisa dibuat dengan teman sampai sekuat mungkin juga dia merasa kalau kejadian itu. "Sayang, kenapa kau memandangi aku seperti itu? Membuat aku sangat curiga saja Ada apa sebenarnya yang terjadi saat ini begitu tanpa aku pikir panjang sejujurnya apa yang kau rasakan sampai kau lakukan hal tersebut sejujurnya serta Di Hati Yang memandangnya Kau seperti itu." Ucap Dian penuh menggoda. " Tidak papa aku hanya memandangi kekasihku saja memang ada salah sejujurnya jangan sampai ada permasalahan baru datang untuk mendapatkan terbaik beginilah yang akan terjadi jika melakukan yang terbaik, bagaimanapun kejadian yang sudah terjadi tidak akan kita ulangi lagi ya di kau paham Jangan pernah memandang semua orang itu akan sama jadi sejak ini pula perjuangan hidup kita tidak akan mudah untuk diatasi jadi kita mau melakukannya yang terbaik jadi Katakan saja apa yang sebenarnya terjadi sejauh ini pula kekuatan yang kita berikan akan membuahkan hasil di sampai sini kau paham apa yang di maksud." Ucap Yuda kepada Dian yang saat itu termenung dalam kediaman nya. "Begitu ya, iya sudah kalau begitu segera tidur Aku tidak mau mengganggu kau malam-malam ini besok kita ke kampus Sampai detik ini pulang kejadian yang sudah terjadi Sudahlah Apa kau ingin aku temani tidur malam ini sampai kau harus bergadang menunggu aku sampai tidur." Dian yang terus menggoda Dian. Yuda berusaha menahan hasrat yang dirasakan itu apa yang dipikirkannya sejatinya entah apa yang diri yang dia lakukan Sampai detik ini, yang dirasakan saat itu bagaimanapun kejadian yang sudah terjadi akan membuahkan hasil itulah yang dirasakan sampai mendapatkan hal-hal yang baru tanpa disadari juga kehidupan yang semakin mendalam jika semuanya mendapatkan yang terbaik, Yuda langsung menarik tangan Dian untuk berada di pangkuannya dan berkata. "Kemarilah, kita sudah lama tidak melakukan Sampai detik ini pula kau tidak pernah berpikir bagaimana untuk malam ini menghabiskan waktu kita berdua saja dengan permasalahan yang terjadi jika memang semua itu kita lalui bersama aku masih bingung harus mengatakan apa lagi mungkin inilah yang dirasakan bila kita mendengarkan, sejauh ini pun juga kau membuatku sangat tergoda kemarilah sayang." Ucap Yuda kepada Dian. "Hmm... kau ini sangat liar sekali Katakan saja apa yang kau mau jangan kau katakan kau tidak mengerti apa yang kita lakukan satu sama lain nya lagi. Disisi lain juga kau memang sudah lama mancing-mancing aku seperti itu entah apa yang kau pikirkan sampai kini begitu yang kurasakan." Dian berkata kepada Dian. Dengan wajah yang menggairahkan saat itu juga entah apa yang di pikirkan satu sama lain nya, Dian menunjukkan aksi liar nya di hadapan Yuda kekasihnya saat ini sejujur nya hanya bisa di andalkan satu sama lain nya. "Kau mau apa? sampai kau mendapatkan yang terbaik, di sisi lain nya kau jangan pernah berpikir akan mendapatkan yang di inginkan juga sejauh ini. Kau terus saja begitu dan melakukan keliaran jadi jangan pernah berharap aku mau mau melakukannya juga tapi jika kau memaksa dan membuat aku kalah aku boleh melakukan sepuas kau mau mau berhenti jika aku tidak mau berhenti sampai disini aku paham apa yang aku maksud? "Ucap Yuda yang menantang Dian saat itu Dian tersenyum miring dan dia merasa kalau Yuda menantang dia di dalam hati nya berkata. "Mungkin aku sudah lama menunggu moment ini, dan saat ini juga Yuda akan jatuh di pelukan aku dan dulu memang Yuda bersama dengan Fara lalu dia sampai sekarang masih belum memikirkan apa yang sudah terjadi satu sama lain nya." Yuda yang melihat Dian hanya termenung dan memandangi wajahnya entah apa yang dipikirkan dia waktu itu, dan tiba-tiba Yuda mulai merasa ada bergejolak di dalam hatinya untuk menerkam Dian yang ada di depannya sejauh ini juga tidak ada satu pun yang bermasalahan yang Di inginkan satu sama lain, Dian berharap kalau Dian yang akan memancingnya dengan penuh perasaan saat itu juga di sisi lain tah Apa yang dipikirkan begitulah yang di inginkan. Posisi Dian yang sudah berada di atas tubuh Yuda tanpa melakukan apa pun itu, bisa Dian merasa menunggu reaksi dari Yuda tetapi tidak juga bisa gitu juga Dian langsung membuka satu persatu piyama yang dipakai oleh Yuda tersebut entah apa yang di dalam pikirannya mereka berdua sudah dimabuk dengan kegairahan masing-masing tahap Mayang dipikirkan Yuda dia juga terhanyut di dalam pelukan dan dekapan dari dua tonjolan kembar milik Dian saat itu juga. "Kau memang lugu atau gimana? dari tadi aku ingin memancing mu tetapi kau sama sekali tidak merespon jadi daripada aku menahan Lebih baik aku duluan yang membencimu akan kamu inginkan dibuka padahal mau itu mengapa ia juga jangan terlalu t***l sekarang Jangan pernah anggap aku wanita polos yang tidak tahu apa-apa, sejauh ini aku hanya bisa berdiam dan ikuti cara permainanmu dan cara pacaran tapi sekarang mungkin waktunya aku harus melupakan semuanya kepadamu kalau aku mencintaimu dan tidak mau berpisah." Jelas Dian kepada Yuda yang saat itu masih terbaring. Mereka saling bertatap dan tidak bisa beralih pandang lagi. Begitu lah malam yang bergejolak itu pun kejadian diri ini menjadi satu sama lain nya lagi, di dalam keadaan yang terbaik satu sama lain nya lagi. Begitu besar keadaan yang terbaik satu sama lain nya dapat sesuatu yang di ingin kan kejadian diri ini menjadi satu sama lain nya di sisi lain pun kejadian diri ini menjadi satu keyakin diri semakin mendalam. Yuda yang sedang berada di bawah sadar nya semakin saja mendalam satu sama lain nya lagi di sisi lain dia mengikuti setiap ritme yang telah di berikan Dian kepada diri nya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN