Jemari Rio bergerak lincah di atas keyboard. Di layar tertera grafik-grafik peningkatan dan juga penurunan saham di perusahaannya. Rio mengumpat pelan saat beberapa grafik itu menurun di bulan ini. Pemuda itu mengambil ponselnya lalu menelepon seseorang. "Bagaimana bisa prosentase saham kita menurun?" Tanpa basa-basi, Rio langsung mengatakan tujuannya. "Maaf Pak, tapi para investor sempat ketakutan mendengar kabar jika Bapak menghilang. Makanya para investor memilih untuk menarik kembali investasinya. Mereka takut jika mereka akan mengalami kerugian karena masalah ini, Pak." jelas seseorang di seberang teleponnya. Rio memejamkan matanya. Insiden ini membuat semuanya menjadi kacau. "Saya tidak mau tahu, segera kamu harus menarik kembali investor itu, bilang kepada mereka jika saya berad

