“Kau bisa menggunakannya untuk mengurus semua biaya pengobatan Sam.” Ben mendorong koper berisikan uang sebanyak 2 miliar, di hadapan Nessa. Kedua mata Nessa membelalak, tak menyangka Ben akan memberinya uang satu koper penuh. “Ambilah, Ness. Kau membutuhkannya sekarang,” ucap Ben lagi. Tidak ada siapa pun dalam rumah itu kecuali ia dan Nessa. Ben sengaja bergerak cepat, setelah kembali dari Serang dan berhasil membawa uang dari pertemuannya dengan Saiman, ia segera menemui Nessa di rumahnya. Kebetulan Sam mendapat jadwal pengobatan di rumah sakit, ditemani Ahmad dan kerabat Sam--yang masih peduli terhadapnya. Yang Ben tahu, Sam berdiri di antara keluarga yang rapuh. Berantakan. Semua orang hanya mementingkan diri sendiri. Tidak heran jika Sam tidak pernah menganggap Leo ada, namun terny

