Dua hari berlalu setelah pesta Barbeque di rumah Nayla, Hadi belum juga datang menemuinya. Ia mengatakan berbagai alasan, tentang pekerjaannya yang padat, dan tentang Nayla yang sering minta ini-itu kerena sedang mengidam. Hadi agak kewalaha sekarang, prioritasnya adalah kebahagiaan Nayla, ia tak ingin gadi itu merasa diabaikan atau kesepian. Mendengar alasan Hadi, membuat Ben kesal. Ia membenci alasan-alasan mengenai Nayla. pernah di suatu pagi Ben berbicara pada Nayla melalui ponsel milik Hadi, Ben mengatakan ia tak keberatan bila Nayla memintanya mencarikan sesuatu sebab mengidam. Bukankah bayi yang dikandung Nayla bayinya? “Jika ada apa-apa terhadap Nayla, kau sendiri yang terluka,” ketus Ben pada Hadi di telepon. Hari ini hari keempat, Hadi belum juga berani menemui Ben. “Bia

