“Saya sedang berada di taman kanak-kanak, Bos,” jawab Tama sambil mendekatkan jari telunjuknya pada bibir supaya tidak ada lagi yang bersuara. Tama khawatir kalau Alana akan bersuara dan Pandu sudah hafal benar suara anak kecil itu. Ia tidak akan mungkin bisa menghindar lagi jika Pandu bertanya. Amanda segera membawa anaknya ke kamar untuk mengajaknya mengemas barang-barangnya setelah menyadari Tama sedang berbicara dengan Pandu. Ia tidak ingin Alan dan Alana mendengar percakapan mereka. “Taman kanak-kanak?” tanya Pandu heran, “apa yang sedang kamu lakukan di sana? Apa kamu sedang bertemu Alana?” “Sudah dua hari setiap jam istirahat saya pergi mencari Alana ke setiap sekolahan,” jawab Tama, “saya berpikir kalau Nyonya Amanda telah memindahkan sekolahnya ke tempat lain.” Bukan hanya

