Kembar Tapi Beda - 18

1497 Kata

Ranu mengedarkan pandangan di tengah mall yang cukup ramai oleh para pengunjung. Tidak mengherankan, karena sekarang adalah weekend. Setelah berkutat dengan semua cucian dan tumpukan pakaian yang harus disetrikanya. Sore ini, Ranu beristirahat sejenak dari rutinitasnya yang tak pernah lepas dari cucian. Sembari mengayunkan langkah dengan santai. Ranu menatap satu persatu deretan toko yang menarik perhatiannya. Tapi tak sampai membuatnya mengayunkan langkah masuk ke dalam sana. Ia harus ingat tujuannya mendatangi mall ini untuk apa? Jangan sampai, uang yang bersemayam di kantungnya, justru dibelanjakan untuk hal-hal yang tak seharusnya. Meski tak bisa mengelak, ada keinginan memiliki barang-barang yang menarik perhatiannya. Lusa, anak Mbak Rini berulang tahun. Dan Ranu, ingin membelikan h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN