Tubuh Ranu bak patung, tak mampu berkutik di dalam pelukan pria asing yang kini menyembunyikan wajah diceruk lehernya yang dibasahi keringat. Dengan degup jantung yang berdetak gila, Ranu ingin sekali melepaskan diri sebelum pingsan karena ketakutan. Sialnya, jangankan berteriak minta dilepaskan, satu kata pun tak ada yang berhasil tercuri keluar dari bibirnya yang terbuka, lalu tertutup kembali. Terus begitu, bak ikan yang menggelepar di daratan. Astaga ... Bagaimana ini? Apa yang harus Ranu lakukan agar bisa terlepas dari belitan tubuh pria yang masih merengkuh erat di belakangnya? "Dewa?" Suara seseorang mengejutkan sejoli yang hanya berdiam diri sejak tadi. Ranu yang seperti mendapat pukulan tak kasat mata dikepalanya. Berhasil menghimpun kekuatan dan melepas paksa pelukan seseoran

