"Ada lagi yang mau dibeli Nona?" Tanya Nini yang tengah mendorong troli belanja di samping Ranu. Memperhatikan nona mudanya yang sedari tadi menatap deretan rak dengan tatapan lekat dan kening mengernyit. Berusaha mengingat-ngingat, apalagi yang akan ia ambil dan bergabung bersama belanjaannya yang sudah lebih dulu mengisi troli? "Shh ...." Ranu yang nyaris buka suara kembali mengatupkan bibir. Tatapannya yang sejak tadi terfokus pada deretan rak yang memajang berbagai macam makanan ringan terhenti. Dan beralih meletakkan atensi pada Nini yang tampak meringis di sampingnya. "Kamu kenapa Ni?" Tanya Ranu khawatir melihat gadis itu meringis sembari memegangi perutnya. Nini tersenyum sungkan. Ia ingin mengatakan jika dirinya 'baik-baik saja'. Tapi sayangnya, keadaan benar-benar membuat Nin

