Kembar Tapi Beda - 49

2103 Kata

"Tumben nggak ajak Abel?" Dewa melempar tanya pada Argi yang berjalan di sampingnya. Sedari tadi, pria itu sibuk dengan ponsel dalam genggaman. Keduanya baru saja turun dari mobil, dan berjalan memasuki sebuah Pub ternama. Sejujurnya, Dewa kebingungan saat Argi merengek agar ia ikut menemaninya keluar malam ini. Padahal, ada beberapa pekerjaan yang ingin diselesaikan. Meski sudah mengambil cuti menjelang pernikahannya yang sebentar lagi. Dewa tetap memantau beberapa proyek yang dirasa masih membutuhkan pengawasannya.  Mengingat soal pekerjaan, Dewa rasanya ingin menjambak rambut. Tiba-tiba saja, ada proyek yang bermasalah. Membuatnya harus segera ikut turun tangan. Meski sang papa meyakinkan, bisa menanganinya. Dewa tak bisa tinggal diam.  Walaupun, konsekuensinya, Rhea murka. Saat ia h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN