28. Collapse

1208 Kata

"Sayang! Aku mohon, bangunlah! Akan aku lakukan apapun yang kau mau, karena itu---Sayang!" Sahara mengerjap perlahan, membuka matanya yang terasa berat. Dia mendapati Liam tepat di depan matanya, menayapnya dengan wajah panik dan air mata yang menggenang. "Syukurlah! Aku takut sekali!" Liam memeluk tubuh Sahara, mengucapkan rasa syukur berulang kali. Sedangkan Sahara mulai menata pikirannya. Dia ingat semuanya. Baik kejadian sebelum dan saat dirinya tidak sadarkan diri. Dia tahu bahwa keributan besar telah terjadi di rumah ini, tapi seakan tidak perduli dengan apa yang terjadi pada keluarganya sendiri, Liam justru berdiam diri bersama dengannya di kamar ini. Kamar Shanina. Shanina. Wanita itu ternyata benar-benar sudah mati. Sahara memang sudah menduga sejak dirinya masuk ke dalam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN