30 | Perempuan Itu

1882 Kata

“Aku… aku kenapa jadi murahan gini ya Van?” lirih Elvin semakin menarik selimut yang membungkus tubuhnya. Ervan yang berada tepat di belakangnya, masih memeluk erat perut Elvin dari belakang hanya diam, malah semakin menggeliat merapatkan tubuh mereka berdua. “A- aku takut Van, gimana kalau istri kamu sampai tau tentang hubungan kita?” Elvin sadar ini sudah terlambat, semua sudah terjadi. Semalam Elvin sendiri yang dengan sadar menyambut sentuhan Ervan dengan suka rela. Bahkan cenderung menikmati setiap adegan penuh desah yang mereka lakukan berkali-kali. “Kalau begitu jangan sampai dia tau.” jawab Ervan dengan suara parau. Sangat dekat dengan telinganya. Bahkan dengan sengaja Ervan kembali menggerak-gerakkan hidung di leher belakang Elvin untuk menggodanya. “Ckk.. kamu selalu gitu de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN