+62822xxxxxxxx_ Luna, aku Dika. Aku akan menggantikan Kak Tika sebagai editormu. Ada beberapa hal dari naskahmu yang perlu diperbaiki. Apa kita bisa ketemu? Luna terkesiap ketika membaca pesan dari mantan pacarnya itu. Dia sungguh tidak menyangka cowok itu akan menghubunginya duluan. Nomornya bahkan sudah ganti, karena nomor Dika yang lama sudah dia blokir. Luna meletakkan dagunya di atas gagang sapu. Dia baru selesai membereskan rumah jadi masih bawa-bawa senjata. Gimana nih? Apa hatinya sudah siap untuk menemui cowok itu lagi? Luna mengingat pertemuan terakhirnya dengan Dika kemarin yang berakhir dengan lancar. Mungkin dia bisa melakukannya sekarang. Dia tak bisa terus bersembunyi di balik punggung Arya. Dia harus bisa mengatasinya sendiri. Akhirnya Luna mengetikan pesa balasan pada Di

