Sudah jam lima sore. Arkan segera merapikan meja kerjanya karena dia ingin segera pulang ke rumahnya. Ralat rumah lamanya yang kini ditempati oleh Melody dan Levi. Tadi pagi Melody berjanji akan memasakkan ikan bakar untuk menu makan malam. “Tumben nggak lembur, Pak?” tanya Maurin saat melihat Arkan berjalan menuju mejanya sambil menenteng tas kerjanya. “Hari ini saya mau libur lembur dulu, Rin. Pengen istirahat,” jawab Arkan santai, sambil menyunggingkan senyum kemudian. “Bukan karena sekarang sudah ada yang nungguin di rumah?” sindir Maurin. “Maksud kamu gimana ya?” tanya Arkan tidak mengerti. Maurin tersenyum tipis. “Giliran ada kabar bahagia aja nggak bagi-bagi sama aku,” cibir Maurin. “Kabar bahagia apa dulu?” “Aku dengar kamu kembali lagi sama Mbak Melody?” Arkan tertaw

