Arkan meraih ponselnya. Dia menghubungi Keina dan meminta tolong supaya memberikan ponsel milik Levi pada Levi, karena sesaat lagi Arkan akan melakukan panggilan video. Tak lama kemudian justru Levi yang terlebih dulu menghubungi Melody. Hal itu membuat Arkan heran karena bukannya menghubungi dirinya, Levi justru menghubungi ibunya. Melody tertawa melihat perubahan ekspresi Arkan saat ini yang terlihat lucu menurutnya. “Mommyyy…” teriak Levi histeris setelah melihat wajah Melody. Tiba-tiba anak laki-laki itu menangis tersedu. “Kenapa nangis, sayang?” “Mommy katanya sakit? Aku mau temanin Mommy di rumah sakit.” “Mommy sudah sembuh. Ada Papa yang merawat Mommy dengan baik.” “Tapi Papa pergi ke tempat Mommy nggak ajak-ajak aku,” gerutu Levi. “Iya maaf. Sebagai gantinya nanti Papa ba

