BAB 22 Yuval termuenung, ketika Gama mengatakan kurang dari sebulan lagi Alma akan menikah, “Tuhan kenapa setega ini padaku, dosa apa yang membuat Tuhan memisahkan aku dengan nya, aku sedang cinta-cintanya pada dia,” Yuval terisak. Di kantor Yuval jadi sangat pendiam, Velly yang menjadi curhatan Yuval. “Vel gue harus gimana ? Gue gak ridho Alma menikah dengan Jea, sungguh hati ini sakit sekali. Aku sangat mencintai Alma lebih dari rasa cintaku dulu pada Diva, Dulu ke Diva hanya obsesi saja gak melihat apapun yang ada di Diva, tapi ke Alma sungguh aku merasakan hal yang berbeda, dia perempuan luar biasa.” “Aku tau pak, Bu Al sangat baik.” “Kebayang gak sih perasaan gue Vell, Alma setiap hari kirim makan siang dan malam buat Diva, tiap jadwal ke dokter dia ngingetin, dia yang belikan

