36. Pengakuan II

703 Kata

Valeri meremas tangannya, kegugupan membuat Valeri sulit untuk berkata-kata. Apalagi Arka yang menatapnya dengan kening berkerut, menunggu kalimat yang akan diucapkan. Di sampingnya, Erick memegang pergelangan tangan Valeri hingga wanita itu menoleh. Erick mengangguk meyakinkan, inilah waktunya. Semakin lama Valeri berbicara semakin sedikit waktu untuk Ello bisa bertahan. Dia harus secepatnya menyelesaikan prahara yang telah dia buat. "Arka ... aku, maksudku kita. Kita punya anak," ucap Valeri mengusir ketakutannya. Arka terbelalak, ucapan Valeri membuat Arka berjalan ke arah Valeri. Membuat wanita itu mundur ke belakang. "Apa maksudmu?" tanya Arka menatap lurus tepat di manik mata Valeri. Tubuh Valeri bergetar, rasanya kaki Valeria seakan lemas tak bisa untuk digerakan. "Kita pu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN