Tranfusi darah sudah selesai dilakukan, semua orang bisa bernapas lega mendengar tubuh Ello bisa menerima dengan cepat darah Arka. Dokter mengatakan Ello akan siuman esok pagi. Dan hanya dua orang yang boleh menjaga Ello. "Ayo kita pulang," ajak Chiko setelah para orang tua kembali. Nayna menggeleng, bukankah dia ibu Ello. Seharusnya dia dan Chiko yang menjaga Ello. Nayna tidak ingin meninggalkan putranya meski hanya sebentar saja. Chiko menghela napasnya panjang. "Berikan ruang untuk Ello mengenal orang tua kandungnya Nayna. Kita harus memberikan kesempatan kepada Arkana dan Valeria," ucap Chiko menatap penuh arti ke arah Arka yang tertidur di kursi tunggu, menggenggam tangan mungil Ello. Sedangkan Valeri duduk di sofa bersama Erick. "Baiklah kalau begitu, aku mengerti." Nayna meno

