1. Sequel Jenny

1217 Kata

Malam di Milan selalu memiliki aromanya sendiri, campuran antara wangi kopi espresso yang tertinggal di udara, aroma kulit dari toko-toko tas mewah, dan udara dingin yang menusuk tulang. Bagi Jenny Maxivel, kota ini adalah tempat pelariannya, tempat di mana ia bukan lagi Putri Maxivel yang selalu dijaga ketat, melainkan hanya seorang pemilik kafe bernama La Dolce Vita yang sedang berjuang mandiri. Namun malam itu, suasana meriah di bar tempat mereka merayakan kesuksesan kecil kafenya mendadak berubah menjadi neraka pribadi bagi Jenny. "Minum lagi, Jen. Un altro bicchiere non ti farà male (Satu gelas lagi tidak akan menyakitimu)," ujar Mili dengan senyum yang tampak sangat tulus malam itu. Jenny mengangguk kecil, kepalanya sudah sedikit pening. Ia tidak menaruh curiga pada teman yang su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN