Melamar

1361 Kata

"Serius banget lagi pada ngomongin apa, sih?" tanya Abraar saat dirinya memasuki rumah dan tidak ada yang menyadari kedatangannya, Samuel, Meisya, Abitha dan Fikri yang semua duduk di sofa ruang tengah bahkan tidak mendengar salam yang Abraar ucapkan dari ambang pintu tadi, akhirnya pemuda itu menjawab salamnya sendiri sembari berjalan masuk. "Loh, Nak, udah pulang?" tanya Meisya sambil menatap sang putra yang lalu duduk di sebelahnya, di sofa lain Abitha bersandar manja pada ayahnya sedangkan Fikri duduk di sofa tunggal seorang diri. "Udah, Ma. aku ngasih salam kali tadi tapi enggak ada yang denger," jawab Abraar membuat semuanya tertawa kecil. "Kita lagi ngobrol serius sama Om Fikri makanya kamu pulang enggak ada yang tau," kata Samuel, Fikri yang di tatap Abraar dengan rasa penasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN