Bab 25: Drama Jogging

1018 Kata

*** Baru sekitar 30 meter, Adriana sudah mengeluh. Dia tidak bisa mengimbangi orang tua dan suaminya berlari. Adriana tidak pernah menduga kalau ibunya yang terlihat lemah, nyatanya sangat kuat saat sedang berlari pagi. Beliau terlihat begitu bugar saat Adriana sendiri sudah sangat kelelahan. Betul kata orang, "Jangan nilai buku berdasarkan sampulnya." "Cepatlah. Awak ni bikin saya lambat lari. Susah sangat ke? Tinggal lari je." Raihan menggerutu karena Adriana mendadak berhenti. Raihan tidak tega meninggalkan istrinya, apalagi ada mertuanya bersama mereka. Bisa-bisa citra Raihan sebagai menantu menjadi buruk. Mereka akan menyebut Raihan sebagai menantu yang kurang baik. "Iya, tinggal lari. Kalau masih kuat. Ini mah bukan lari lagi namanya. Ini penyiksaan." Adriana mengerang kuat.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN