Bab 24: Demi Lemak

1025 Kata

*** "Semalam kamu bilang kakekmu menelepon. Apa yang ia katakan?" Adriana bertanya sambil memperbaiki handuk yang melilit di kepalanya. Pagi-pagi ia keramas. Dia merasa malas untuk sekadar mengeringkan rambutnya menggunakan pengering rambut. Alhasil, ia melilitkan handuk di rambutnya. Wanita itu masih memakai pakaian tidurnya. Adriana mengambil posisi duduk di kursi samping suaminya. Karena terlalu lama tak mendapatkan jawaban, Adriana berseru, "Apa Mas Raihan tidak bisa merespon dengan cepat? Bukankah Mas Raihan ini pintar?" "Macam mane nak jawab bila saya tengah minum air ni. Awak masih waras ke, tak?" Raihan menggeleng keras setelah berhasil menaruh gelas di atas meja. "Seorang wanita tidak bisa menunggu. Seharusnya kamu paham soal itu." Adriana membela diri. Meskipun ia tahu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN