ANEYSHA "Motornya aku bawa dulu ya, Sha, Nanti kalau pulang kamu chat aja," ucap Ivanka setelah menurunkan gue di depan rumah mewah di salah satu kawasan kompleks elite di Kota Malang. "Iya, kalau lo masih belum selesai gue naik ojek online aja deh," jawab gue ke Ivanka yang katanya mau kerja kelompok. "Okedeh. Aku pergi dulu," pamit Ivanka dan gue hanya mengangguk. Gue nggak beranjak, masih memandangi rumah besar—rumah Ravel—di hadapan gue itu. Sudah beberapa kali atau malah berkali-kali gue ke sini, tapi gue masih aja terpesona. He is absolutely from crazy rich family. Rumahnya yang di sini saja—yang hanya ditinggali Ravel selama dia kuliah—kayak gini, apalagi rumah keluarga besarnya. "Mbak Anes ngapain bengong di situ?" tanya Pak No—ART—yang berjalan ke arah gue dari Carport.

