ANEYSHA Belakangan ini rasanya banyak hal menjadi berubah. Gue banyak berpikir dan banyak menyimpan sesuatunya sendiri. Begitu juga dengan Ravel, karena dia yang memulainya. Awalnya gue merasa, dia nggak menginginkan gue lagi. Tapi sekarang gue sadar, bukan itu alasannya. Dia hanya nggak ingin membebani gue dan mungkin kita memang perlu membiasakan diri. Kita yang terbiasa membagi semuanya bersama. Jika dihadapkan pada takdir yang membuat kita harus berpisah sementara waktu atau bahkan mungkin seterusnya. Sudah sepantasnya kita harus mulai membiasakan diri, untuk berjalan pada pijakan masing-masing. "Kak Aryo!" Gue memanggil Kak Aryo ketika dia baru saja memarkirkan motornya. Gue memang sengaja menunggu dia di parkiran. "Eh, Sya." Dia berjalan menghampiri gue yang berada di tempat dudu

