Chapter 23—Leave

1082 Kata

ANEYSHA Ternyata manusia memang hanya bisa menduga dan berprasangka tanpa tahu bagaimana cerita sebenarnya. Ketika gue yakin hubungan gue dan Dillon mulai membaik, kenyataannya justru hal sebaliknya lah yang terjadi. "Sha, tadi Dillon titip pesen sama aku soalnya HP kamu nggak aktif sih. Dia mau ngajak ketemuan kamu di perpus pusat jam 14.00 WIB. Tempat biasa gitu lah katanya," ucap Vanila menyampaikan pesan dari Dillon Akhirnya gue menunggu Dillon di perpustakaan. Di tempat paling pojok, tempat biasa kita mengerjakan tugas atau rapat internal. Sudah empat puluh menit tapi nggak ada tanda-tanda kemunculan dia. Gue juga nggak bisa menghubungi dia kembali. Gue terdiam menatap ke jendela kaca. Pikiran gue melayang-layang. Setelah acara Dillon mengajak gue ke Kota Batu tempo hari, gue ras

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN