bagian 30 (babby Arzan sakit)

1132 Kata

Terjaga setiap malam itulah yang sedang Satria, dan Kayla rasakan. Menjadi orang tua ternyata tak segampang yang dibayangkan. Repot, dan harus siap tenaga. Namun, mereka menikmatinya tanpa ada rasa menyesal. Kini babby Arza terbangun, Satria dengan sikap kebapak-bapakanya menepuk Arzan dengan sabar. Namun, bayi itu masih merengek. Satria menggendong Arzan. "Badan kamu kok panas sih, Dek." Satria panik, karena Arzan sangat demam. "Mamoy ... Bangun, Ma." Satria menepuk-nepuk lengan Kayla agar perempuan iyu terbangun. "Em ... Apa sih, Sat?" jawab Kayla dengan nada serak. "Dedek deman," jawab Satria. "Hah? Serius?" Kayla sepontan bangun. "Coba, Mama cek suhu dulu." Perempuan itu berlari mencari termometer. Beberapa menit kemudian, Kayla datang membawa benda itu. "Sabar ya, Nak.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN