Ana yang datang bersama Aska, kini duduk bertiga di sofa ruang tengah. Ada rasa sedih di hari Shopia saat Ana bercerita bahwa ia baru saja bertemu dengan ibu kandungnya atas usaha Aska. Ia takut kalau ibu kandungnya akan mengambil Ana dari pelukannya. Ia takut nantinya Ana akan lebih memilih ibu kandungnya dari pada dirinya. Ia takut akan di tinggal sendirian oleh anak anaknya. " mah." Ana menggenggam tangan Shopia " sampai kapanpun Ana tetap anak mamah, Ana milik mamah. Dan selamanya Ana menyayangi mamah.." Air mata Shopia menetes, ia menangis dalam diam. Aska yang hanya anak mantu hanya bisa diam dan jadi penonton tanpa banyak komentar. " bolehkah mah ibu datang ke pesta pernikahan Ana ?." Pinta Ana penuh harap. " Ana tidak akan meninggalkan mamah di hari tua sendirian kan sayang ?.

