Mengakhiri dan Memulai

1700 Kata

“Iya, kami berpacaran,” tegas jawaban Arjun menyatakan pengakuan. “Oh.” Hanya jawab itu yang Arjun dengar dari Dewi. Seperti ketakutannya, Dewi pasti kecewa. “Kamu boleh tidur duluan. Mungkin aku akan pulang larut malam.” Dewi mengangguk. Arjun bangkit, tanpa berkata-kata lagi ia pergi. Benar-benar keluar dari kamar memenuhi janjinya pada Vera. Sementara itu, Dewi tak dapat menyembunyikan kesedihannya setelah Arjun memutuskan pergi. Hatinya nelangsa. Pernikahan tanpa cinta memang sulit diwujudkan. Besar harapannya agar Arjun mau menoleh padanya. Tapi mana mungkin. Melihat sosok rupa Vera saja ia sudah minder. Semua bentuk kelebihan sebagai wanita ada pada Vera. Membuat Dewi berpikir bahwa pantas jika Arjun memilih pergi untuk wanita itu. * Gerak kaki melangkah menapaki lantai sebua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN