Permintaan Arjuna

1356 Kata

“Itu, Pak, ada yang menunggu Pak Arjun di dalam ruangan.” “Siapa?” tanya Arjun penasaran. Dirinya merasa tidak membuat janji sepagi ini. “Anu, orang lama, Pak.” “Yang jelas dong, Mon?” ucap Arjun cukup lantang. “Mbak Vera, Pak ....” “Ngapain kemari?” “Saya tidak tau.” Arjun memandang Dewi dengan tatapan tak enak. “Beneran, Sayang. Aku nggak membuat janji dengannya,” ucapnya berusaha meyakinkan Dewi. “Aku nggak menuduhmu, Mas. Coba masuk. Tanyakan pada tamumu apa tujuannya.” Dewi memberikan saran. Ia mengikuti langkah Arjun ke ruang kerjanya. Begitu pintu dibuka, benar kata Mona, Vera sudah duduk di sofa dengan kaki menyilang. Rok span berukuran pendek memperlihatkan kakinya yang jenjang dan kulitnya yang mulus. “Arjun.” Senyum terbuka lebar, Vera berdiri hendak menyambut Arjun.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN