Keberanian Gadis Batas Desa

1071 Kata

"Tuan, apa yang sedang dipikirkan? Sampai-sampai tidak mendengar seruanku." Laila terpaksa menyentuh lengan Varong, yang sedang tertegun menatap ke luar jendela. Ingin rasanya pergi dan melanjutkan perjalanan, tapi kondisinya belum terlalu pulih. "Aku ingin pergi menjemput mutiara itu." Varong menjawab tanpa menatap Laila. Keinginannya yang kuat untuk pergi tapi, tertahan karena kondisi. Ketiga pusaka yang diberikan sang ayah sudah terpakai. Sehingga tak ada lagi yang bisa digunakan untuk menjaga diri. Ingin rasanya Varong pulang saja. Tapi bagaimana dengan janjinya kepada Uli? "Kau harus berhati-hati dalam melangkah. Dan satu hal yang harus kau tahu. Ke tiga pusaka ini memang benar mampu mengeluarkan kekuatan yang amat besar. Tapi, hanya bisa digunakan satu kali saja. Tapi kau tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN