“Cih! Dasar pengecut, berani bertindak saat lawan lengah saja. Besok aku akan ke kantor, seperti biasa, kau jemput aku,” ucap Jack bernada memerintah pada sekertaris Baron. “Baik, bos,” ucap sekertaris Baron patuh. “Sebaiknya kau cepat kembali ke perusahaan, sebelum tikus kecil itu berbuat ulah lagi, aku akan beristirahat untuk memulihkan kembali stamina ku yang hilang karena kau sudah mengganggu ku,” ucap Jack ketus pada pria yang tidak tahu menahu di mana letak kesalahannya. ‘Apa bos sekarang sudah tercemar virus cinta? Aku pernah dengar dari para karyawan di kantor, jika orang yang sedang di mabuk cinta itu akan bodoh. Aku rasa cinta itu memang harus di jauhi karena sebuah virus yang mematikan,’ batin sekertaris Baron yang tidak tahu apa-apa soal cinta, jadi pria dingin dan datar itu

