"Pa-pa. Siapa? Coba lagi, Pa-Pa." "Da ... da ... ba." "Pa-pa. Papa Dimas. Papanya Gabriel. Sekali lagi, Sayang. Nanti Papa senang lho dipanggil gitu. Ayo, Pa-pa." "Sa ... da ...." Melihat pemandangan itu, langkah Dimas terhenti. Yang tadinya dia terburu-buru dari garasi mobil untuk masuk ke kamar, tetapi karena tak menemukan keluarga kecilnya, ia kembali menuruni tangga dan bertanya pada ART, baru kemudian ia menemukan mereka di sini. Sedang duduk di taman kecil yang ada di di rooftop, dengan cahaya matahari sore yang indah dan terlihat menenangkan. Senyumnya semakin melebar, mendengar Shenna tidak henti-hentinya berusaha agar sang buah hati bisa menyebut 'papa' untu Dimas. Namun, bayi berusia 6 bulan yang sedang gemar mengoceh itu tak henti-hentinya menyebut sembarang kata. Da da
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


