Ceritanya, Tambahan Dimas-Shenna (1)

1255 Kata

Ia menyukai salmon. Terlebih, Salmon yang dihidangkan di sebuah restoran yang justru tak terlalu banyak pengunjung. Namun, ia jauh lebih menyukai kopi. Apalagi, kalau kopi itu hasil olah tangan lentik, mulus nan indah milik sang perempuannya. Sayang, Tuhan dan dunia jauh lebih menyayangi perempuan itu daripada dirinya. Waktu sudah berjalan dengan semestinya, tak terasa hitungan menunjukkan 2 tahun kala terakhir ia bisa memeluk raga nyata itu. Kini, semuanya mulai kembali normal. Ia sudah bisa menerima, kalau terkadang, rasa cinta yang kita miliki pada seseorang, membuat kita lupa bahwa ada yang jauh lebih besar cintanya. Dalam hal ini, Dimas tak bisa melawan sang pemilik cinta lebih besar itu, sebab Dia adalah yang menciptakan cinta itu sendiri. Sekarang, Dimas pun sudah mulai me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN