Setelah menyelesaikan acara mandinya, Aira kemudian turun kembali dan segera menuju ruang makan yang berada di luar. Masih terasa ciri khas wangi dari rumput yang baru saja dipotong oleh mang Ali, tukang kebun yang biasa membantu ibu untuk merapikan rumput-rumput yang sudah panjang. Aira dan ibu kemudian menikmati makan siang yang sudah matang dan disajikan di meja makan itu. Bi Siti memasakkan sayur asem dan ayam goreng kesukaan ibu Saira. Bi Siti, mbok Darmi dan mang Ali ikut makan bersama dengan mereka. Terlihat jelas tidak ada gap antara majikan dan asisten. “Mang, katanya anak perempuannya udah lulus sekolah ya?” tanya Aira setelah beberapa perbincangan dilalui mereka tadi. “Iya Non. Alhamdulillah dia udah lulus.” Katanya sambil tersenyum bangga. “Mau ngelanjutin ku

