"Rian?" Rian semakin tersenyum lebar, lelaki itu melambai pada Viona agar gadis itu menghampirinya. Dengan wajah memerah yang entah karena malu akibat Rian yang melihat pertengkarannya atau malu karena melihat senyuman Rian, yang pasti Rian yakin suasana di antara mereka akan semakin canggung. Belum lagi Rian yang tidak tahu akan pergi ke mana selama 'jalan' bersama dengan Viona. Ya sudahlah, sekarang mereka cukup bertemu dahulu, kan? "Em, hai!" Sapa Viona canggung. Rian membalas disertai senyuman. Lelaki itu lalu menyuruh Viona dan dirinya sendiri untuk duduk di kursi taman yang jaraknya tak jauh dari keberadaan mereka. Menunjuk pada kursi taman di sana, Rian lalu berjalan lebih dulu. Lelaki itu paling tidak bisa menutupi rasa canggung, malu dan senang. Perubahan dalam dirinya sangat be

