- 50

1565 Kata

Setelah mendapat renungan selama kurang lebih dua jam lamanya, akhirnya Gean bisa memakai baju di dalam kamar. Lelaki itu kini tengah duduk di depan komputernya. Tangannya beberapa kali memencet tombol keyboard dengan lihai. Tak lupa telinga yang tertutup earphone membuatnya semakin fokus pada permainan di depan matanya. Namun sayangnya selama tiga kali main, lelaki itu selalu kalah karena pikiran dan matanya tidak fokus. Beberapa kali juga ia melamun yang mengakibatkan timnya lagi-lagi kalah dalam permainan. Suara-suara kasar dari satu timnya terdengar memenuhi telinganya sejak pertama main. Gean jelas hanya bisa mendengarnya saja. Ia juga memang salah selalu bertindak gegabah dan tidak mengikuti intruksi yang ada. Tak ingin membuat teman satu timnya rugi lebih banyak, Gean memutuskan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN