"Bang Gean emang paling jago, dah!" Puji Ciama saat dirinya turun dari podium untuk menemui Gean. Yang lain mengangguk. Setuju dengan ucapan Ciama tadi. Gadis itu menunjukkan wajah sumringahnya pada Gean. Membuat Gean yang melihatnya tersenyum kecil. "Alhamdulillah, menang," ujar Riana mengucap syukur. Ibu dua anak itu langsung merentangkan tangannya setelah berada di lapangan. Membiarkan Gean mendatanginya dan memeluknya erat. Tubuhnya yang kecil jelas tertelan habis di dalam pelukan Gean. "Selamat ya, Dek." "Makasih, Ma." Riana mengusap kepala anaknya sekali sebelum mencium kening lelaki itu sebentar. Gean yang mendapat perlakuan manis jelas ikut mencium pipi Mamanya. Merasa bahagia karena Mamanya selalu ada kala ia meraih kemenangan. Matanya menatap sang papa yang kini tampak memberen

