Penyesalan

1461 Kata

“Livia merindukanmu, datanglah sebentar melihat keadaannya,” pinta Kalila. Saat ia dan Ashraf sudah berada di dalam ruang kerja laki-laki itu. Ia teringat dengan keadaan Livia yang semakin menyedihkan. Sem enjak Ashraf mengabaikan Livia, wanita itu seperti tidak memiliki gairah hidup lagi. menyakiti diri sendiri, hingga hampir mati. “Livia harus belajar, cara mencintai dengan tulus, bukan untukku tapi untuk dirinya,” ucap Ashraf . “Cinta yang katanya untukku, sebenarnya rasa egois Livia yang besar!” Ruangan kerja Ashraf menjadi hening, Kalila tidak dapat membantah ucapan Ashraf sedikit pun. Dirinya hanya berusaha menjadi orang tengah dari kesalah pahaman yang terjadi antara kedua suami istri itu. Livia merasa Ashraf hanya bersimpati padanya, memberi perhatian tak ubahnya seperti sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN