Merentangkan kedua tangannya, Rania pun memutuskan untuk masuk ke dapur. Dia berjalan cepat ke arah tombol lampu dan menyalakannya. Mengambil bahan yang ada di lemari pendingin, tak lupa juga suara orang bertengkar cukup ketara di telinga Rania. Dia pikir itu adalah suara radio, tapi yang ada Rania kalau di kejutkan oleh Bagas dan Kara saling beradu mulut. Alias berdebat entah apa yang mereka debatkan. Rania ingin mendekat, tapi tepukan dari arah belakang membuat Rania terjongkat kaget. "Astaga ya Tuhan Mami, bikin kaget Rania aja." ucap Rania mengusap dadanya pelan. Alis Selena mengerut. "Rania? Siapa Rania?" Tersadar akan hal itu, Rania pun tersenyum canggung. Rania adalah namanya, banyak orang memanggilnya Rana dengan nama Rania. Tau kan nama Rana itu cukup asing bagi mereka sebut

