Raffa tak bisa berhenti menatap sekitar tempat acara. Benaknya mengharapkan kehadiran seseorang yang selama ini ditunggunya. Namun sejak turun di parkiran, Raffa tak kunjung menemukannya hingga ia berdiri di depan pelaminan mengantar sang bapak menduduki kursi saksi. Hingga kemudian, tatapannya terpaku pada sosok di sebelah kiri, pada baris ke dua duduk berjejer bersama beberapa anak laki-laki, Raffa melihatnya, ia berhasil menemukan sosok yang ia cari sedari tadi. Tanpa sadar ia melengkungkan sedikit senyumannya, tipis dan secepat kilat membuat beberapa orang tidak menyadarinya. Namun Raffa bisa memastikan Layla merasakan tatapannya dan menangkap gerakan bibirnya tadi. Terlihat dari caranya menghindar dari tatapan yang sesekali ia layangkan kepadanya. Raffa tersenyum dalam hati, Layla

